ertandingan pertama semi final liga champions musim 2008-2009 mempertemukan juara 2006 Barcelona melawan runner up 2008 Chelsea di Stadion Nou Camp, Rabu dini hari (29/04). Inilah pertarungan dua raksasa sepak bola Eropa yang akan menyuguhkan pertandingan kelas dunia.
Perjalanan ke Semi Final
barca-logo
Sejauh ini, perjalanan Barcelona menuju semi final Liga Champions adalah yang paling mulus diantara semifinalis lainnya. Mereka sudah mencetak 29 gol dan kemasukan 12 gol, sekaligus menempatkan Lionel Messi sebagai top skorer sementara dengan 8 gol. Total ball possession mereka yang tertinggi, yaitu 62%, disusul Manchester United (55%), Arsenal (54%) dan Chelsea (52%).
Di fase grup, Barcelona menjuarai grup C dengan memenangi 4 pertandingan, 1 seri dan 1 kalah, memasukkan 18 gol dan kemasukan 8 gol. Sejauh ini, hanya Shakhtar Donets yang mampu mengalahkan mereka, di pertandingan terakhir fase grup dengan skor 3:2 di Nou Camp. Tapi itu ketika Barca sudah pasti lolos ke 16 besar.
Di babak 16 besar Barcelona menghadapi tim kuat ligue 1 Prancis Olympiqe Lyon. Di leg 1 Barca menahan Lyon 1:1 di stade de France. Di leg 2 mereka menghajar dengan gol 5:2, sehingga lolos dengan agregat 6:3.
Di babak 8 besar Barcelona menyungkurkan juara 4 kali Bayern Muenchen 4:0 di Nou Camp dan menahan imbang 1:1 di Stadion Arena. Dengan demikian dari 10 partai yang dimainkan, prestasi Barca adalah: menang 6 kali, seri 3 kali dan kalah 1 kali, gol 28:12, surplus gol 16.
chels-logo
Perjalanan Chelsea menuju semifinal di musim ini juga cukup baik. Mereka memang hanya runner up di grup B dibawah runner up 1984 AS Roma, dengan memenangkan 3 laga, seri 2 laga, kalah 1 laga, dan selisih gol 9:4.
Namun di fase knock out mereka menunjukkan kekuatan karakternya. Di babak 16 besar the Blues berhadapan dengan runner up 2003 Juventus. Chelsea mengalahkan the old lady 1:0 di leg 1 di Stamford Bridge dan menahan imbang 2:2 di Delle Alpi, sehingga lolos dengan agregat 3:2.
Di babak perempat final Chelsea harus berhadapan dengan Liverpool, juara liga Champions 5 kali. Dalam pertandingan yang tak biasa mereka mengalahkan Liverpool di Anfield dengan skor 3:1 di leg pertama. Di leg 2, dalam pertandingan yang seru dan saling mengejar keunggulan, Chelsea mampu menahan imbang Liverpool dengan skor 4:4 dan akhirnya lolos ke semifinal dengan agregat 7:5.
Dengan demikian raport Chelsea sejauh ini adalah bermain 10 kali, menang 5 kali, seri 4 kali dan kalah 1 kali, selisih gol total 19:11 alias surplus 8 gol.
Pencapaian di Liga Domestik
Barcelona saat ini masih memimpin klasemen di La Liga, dengan meraih 82 poin dari 33 pertandingan, unggul 4 point atas saingan terdekatnya Real Madrid. el Barca meraih 26 kemenangan, 4 seri dan 3 kali kalah. Pada pertandingan terakhir mereka ditahan imbang Valencia 2:2. Selisih gol adalah 94:26 alias surplus 68 gol! Setelah menghadapi Chelsea mereka akan ditantang Real Madrid. Itu hampir seperti final La Liga, siapa yang memenangkannya sangat berpotensi menjadi juara.
Di Liga Premier Chelsea saat ini menempati posisi ketiga, dengan meraih 71 poin dari 34 pertandingan. Mereka membukukan 21 kemenangan, 8 seri dan kalah 5 kali. Selisih gol adalah 56:20 alias hanya surplus 36, hampir setengahnya dari Barcelona. Pada pertandingan terakhir mereka mengalahkan sesama tim London West Ham United 1:0, dan setelah menghadapi Barca mereka akan menghadapi tim London lain Fulham di Premier League.
Chelsea kalah 6 poin dari pemimpin klasemen sementara Manchester United (baru 33 main) dan kansnya sangat kecil untuk menjuarai Liga Premier musim ini. Namun mereka masih berpeluang meraih tropi bila mampu mengalahkan Everton di final Piala FA Mei nanti.
Head to Head
Barcelona sudah sering bertemu dengan Chelsea di kancah Eropa. Pertemuan pertama mereka adalah tahun 1966, dalam kompetisi bernama Inter Cities Fairs Cup (diselenggarakan antara tahun 1955-1971 dan lalu berganti nama menjadi Piala UEFA sejak 1972). Saat itu di semi final tanggal 27-04-1966 (persis 43 tahun yang lalu) Chelsea mengalahkan Barcelona 2:0 di leg pertama. Di leg kedua dua minggu berselang, Barcelona ganti mengalahkan Chelsea dengan skor sama 2:0. Dan di pertandingan ketiga dua minggu kemudian Barcelona meremukkan Chelsea 5:0. Akhirnya Barcelona menjadi juara setelah mengalahkan Real Zaragoza di final dengan agregat 4:3.
Pertemuan kedua tim baru berlangsung 34 tahun berselang, yaitu tahun 2000 di perempat final Liga Champions. Di leg pertama Chelsea mengalahkan Barcelona 3:1. Di leg kedua Barcelona menyungkurkan Chelsea 5:1 dan maju ke semi final dengan agregat 6:4.
Tahun 2005 keduanya bertemu kembali dalam laga babak 16 besar Liga Champions. Di leg pertama Barcelona mengalahkan Chelsea 2:1 dan di leg kedua Chelsea mengalahkan Barca 4:2, sehingga the Blues lolos dengan agregat 4:3.
Setahun berselang keduanya kembali bertemu di babak 16 besar juga. Kali ini Barcelona berhasil mengalahkan Chelsea dengan agregat 3:2 dalam dua laga.
Pertemuan selanjutnya setahun kemudian, kali ini di fase grup. Di leg pertama Chelsea mengalahkan Barca 1:0 dan di leg kedua Barca hanya mampu menahan imbang Chelsea 2:2 di Nou Camp.
Dengan demikian mereka sudah 11 kali bertemu, dengan rekor:
Barca menang 5 kali, Chelsea 4 kali dan imbang 2 kali. Selisih gol 21:16, surplus 5 gol untuk Barcelona.
Berikut rekor pertemuan mereka selengkapnya sejak 1966 (tanggal, kompetisi, babak, hasil):
27.04.1966 Fairs Cup Semi Final Chelsea 2 Barcelona 0
11.05.1966 Fairs Cup Semi Final Barcelona 2 Chelsea 0
25.05.1966 Fairs Cup Semi Final Barcelona 5 Chelsea 0
05.04.2000 Champions League Perempat Final Chelsea 3 Barcelona 1
18.04.2000 Champions League Perempat Final Barcelona 5 Chelsea 1
23.02.2005 Champions League 16 Besar Barcelona 2 Chelsea 1
08.03.2005 Champions League 16 Besar Chelsea 4 Barcelona 2
22.02.2006 Champions League 16 Besar Chelsea 1 Barcelona 2
07.03.2006 Champions League 16 Besar Barcelona 1 Chelsea 1
18.10.2006 Champions League Fase Grup Chelsea 1 Barcelona 0
31.10.2006 Champions League Fase Grup Barcelona 2 Chelsea 2
Formasi, Pemain dan Manajer
Barcelona mempunyai tim yang solid dan mampu berubah posisi sesuai irama pertandingan. Skema yang sering dimainkan oleh Pep Guardiola, pelatih el Barca adalah 4-3-3.
Pep masuk sebagai pelatih menggantikan Frank Rijkaard pada 30 Juni 2008. Ia mengubah Barcelona menjadi tim yang menampilkan sepak bola indah, menghibur, atraktif, tapi juga kuat dan haus akan gol. Pencapaian di La Liga dan Liga Champions sejauh ini adalah yang terbaik.
Di depan Guardiola mengandalkan trisula maut: Thierry Henry, Samuel Etoo dan Lionel Messi. Pergerakan ketiganya menjadi ancaman serius bagi lawan. Messi sudah mengemas 8 gol di Champions dan menjadi top skor sementara.
Di lini tengah Guardiola mengandalkan Xavi dan Iniesta. Sedangkan lini belakang dijaga oleh Puyol sang kapten dan Eric Abidal. Sedangkan penjaga gawang tetap di tangan Valdes.
Formasi yang sering dipasang Barcelona adalah:
barcelona
1. Victor Valdes (kiper)
22. Eric Abidal
3. Gerard Pique
5. Puyol
20. Daniel Alves
8. Iniesta
24. Yaya Toure
6. Xavi
14. Thierry Henry
10. Lionel Messi
9. Samuel Etoo
Cadangan:
Marquez, Silvinho, Pinto, Milito, Sanchez, Gudjohnsen, Keita, Hleb, Bojan Krkic
Manajer: Josep Guardiola
Pada pertandingan kali ini, starting eleven yang paling mungkin adalah:
Victor Valdes, Dani Alves, Carles Puyol (capt), Rafael Marquez, Eric Abidal, Xavi Hernandez, Yaya Toure, Andres Iniesta, Thierry Henry, Samuel Eto’o, Lionel Messi
guard
Josep Guardiola sebelumnya adalah pelatih Barcelona B musim 2007-2008. Pada musim 2006-2007 Barcelona B menempati ranking 19 di Segunda Division B (level ketiga Liga Spanyol) dan terdegradasi. Itu adalah raihan terburuk Barcelona B sejan tahun 2000. Dibawah asuhannya, Barcelona B mampu menjuarai Tercera Division (level keempat) dengan raihan 25 menang, 8 seri dan 5 kalah dari 38 pertandingan. Dan mereka kembali ke Segunda Division.
Meski tidak sementereng prestasi Guus Hiddink, Pep Guardiola yang baru berusia 38 tahun ini tidak layak dipandang sebelah mata. Kedekatannya dengan para pemain dan pemahamannya terhadap potensi mereka menjadi poin plusnya. Dibawah polesannya, Thierry Henry yang dianggap gagal di musim pertamanya di Barcelona menemukan kembali ketajamannya.
Chelsea
Di bawah Guus Hiddink Chelsea menunjukkan karakternya sebagai tim sepak bola yang mengandalkan kecepatan, kekuatan fisik dan daya tahan. Didier Drogba yang oleh pelatih sebelumnya the Big Phil agak disepelekan, kini menemukan kembali ketajamannya setelah sering diduetkan dengan Nicolas Anelka. Keduanya bagai tombak kembar yang siap mengobrak-abrik pertahanan lawan.
Formasi yang dipasang Guus adalah 4-4-2. Di lini depan ia mengandalkan fisik kuat dan pergerakan lincah Didier Drogba serta Anelka yang sarat pengalaman di berbagai klub. Di lini tengah ia mengandalkan Lampard dan mantan pemain Barca Deco. Di lini belakang ada John Terry. Biasanya ada Ashley Cole yang beroperasi di sayap kiri, tetapi karena akumulasi kartu ia tidak dapat dimainkan. Guus mungkin akan menggeser Bosingwa agak ke kiri untuk menghadang pergerakan Messi. Sedangkan di depan mistar ada Petr Cech, salah satu kiper terbaik dunia.
Formasi yang sering dimainkan Chelsea adalah:
chelsea
Formasi 4-4-2
1. Petr Cech
3. Ashley Cole (absen karena akumulasi kartu)
26. John Terry
6. Carvalho (absen)
17. Bosingwa
8. Frank Lampard
12. JOn Obi Mikel
20. Deco
10. Joe Cole
11. Didier Drogba
12. Anelka
Cadangan:
Hilario, Ivanovic, Ferreira, Alex, Belleti, Essien, Ballack, Malouda, Quaresma, Salomon Kalou.
Manajer: Guus Hiddink
Starting eleven untuk pertandingan kali ini kemungkinannya adalah:
Peter Cech, Branislav Ivanovic, Alex, John Terry (capt), Jose Bosingwa Michael Ballack, Michael Essien, Frank Lampard, Didier Drogba, Nicolas Anelka, Florent Malouda
guus
Guus Hiddink adalah jaminan mutu. Pelatih berusia 62 tahun ini sudah menangani 12 tim sejak tahun 1982. Tim pertama yang ia tangani adalah klub De Graafschap (1982-1984) yang juga klub pertama ia berkiprah sebagai pemain sepak bola. Lalu berturut-turut ia melatih PSV Eindhoven, Fenerbahce, Valencia, Belanda, Real Madrid, Real Betis, Korea Utara, PSV lagi, Australia, dan kini masih sebagai pelatih Rusia. Di tangannya, klub dan timnas tersebut menuai kesuksesan.
Sukses paling menonjol Guus Hiddink adalah ketika ia mengantarkan timnas Korea Selatan menjadi juara 4 Piala Dunia 2002, Belanda sebagai semifinalis Piala Dunia 1998, mengantar Australia melaju ke putaran dua Piala Dunia 2006 dan mengantar Rusia ke semi final Piala Eropa 2008.
Ia juga pernah mengantar PSV Eindhoven meraih juara Liga Champions musim 1988 ketika di final mengalahkan Benfica dalam drama adu penalti 6:5 (sebelumnya skor 0:0 di ekstra time). Ia juga memberi tropi juara Piala Interkontinental (sekarang juara dunia antar klub) dengan mengalahkan juara Libertadores Vasco da Gama 2:1.
Tempat Pertandingan dan Wasit
Leg pertama dini hari Rabu (29-04-2009) akan diselenggarakan di Nou Camp, Barcelona. Stadion ini dibangun tahun 1954 dan diresmikan sebagai markas el Barca sejak 1957. Saat ini berkapasitas 98.772 tempat duduk. Ketika digunakan dalam pertandingan Piala Dunia 1982 pernah mencapai 105.000 tempat duduk.
Di stadion inilah Manchester United mengukir sejarah menjuarai Liga Champions 1999 dengan mengalahkan Bayern Muenchen di final dengan skor 2:1 setelah menggelontorkan dua gol di sepuluh menit akhir pertandingan. Barcelona sendiri menjuarai Piala Winners tahun 1982 di stadion ini, setelah mengalahkan Standard Liege 2:1. Di tahun 1992, timnas Spanyol meraih emas sepak bola Olimpiade setelah mengalahkan Polandia 3:2 di sini.
Wasit: Wolfgang Stark (Jerman)
Prediksi
Pertandingan nanti sangat sayang untuk dilewatkan. Kedua tim akan menyuguhkan pergerakan yang dinamis, aliran bola tiada henti, saling tekel dan kejar mengejar bola. Taktik yang diterapkan kedua pelatih, pemahaman para pemain terhadap irama permainan dan atmosfer stadion sangat mempengaruhi kesuksesan kedua tim.
Barcelona pantas diunggulkan dalam pertandingan ini. Dengan kondisi siap tempur, pasukan Guardiola akan menekan Chelsea sejak menit pertama. Chelsea yang kehilangan Cole akan kesulitan menghentikan trisula el Barca. Meski demikian, kejeniusan Guus Hiddink pantas menjadi jaminan bahwa Chelsea tidak boleh disepelekan.